Peserta Pelatihan Perhotelan 2025 Belajar Bangun Relasi dan Mitra Kerja Bersama Soffy Balgies, S.Psi., M.Psi.
Surabaya, 15 September 2025 – Materi Inspirasi Motivasi Sukses yang dilanjutkan dengan sesi Membangun Relasi & Mitra Kerja oleh Soffy Balgies, S.Psi., M.Psi., menjadi salah satu sesi paling interaktif dalam Program Pelatihan Perhotelan SHS x Disnaker 2025.
Para peserta dibagi dalam beberapa kelompok untuk melakukan simulasi presentasi menjalin mitra kerja layaknya restoran atau café profesional.
Kelompok 1: Freshness sebagai Prioritas
Alifiah Putri menekankan pentingnya kesegaran bahan makanan dengan permintaan agar supplier mengirim barang H+1 setelah panen. Angga Setiawan Ichsan Putra berperan sebagai operator komputer.
Kelompok 2: Sinergi Sekolah, Travel, dan Media
Hanny Angelina Jelita mengusulkan kerja sama dengan sekolah untuk edukasi table manner. Firmansyah menambahkan ide menggandeng travel agency agar restoran bisa direkomendasikan bagi tamu dari luar kota. Jeszieca Rimaitan B. U. menjelaskan rencana kolaborasi dengan content creator, sementara Muhammad Yusuf Awali Taufiqi menawarkan kerja sama dengan Surabaya Hotel School untuk perekrutan magang.

Kelompok 3: Pengalaman dan Standar Profesional
Dengan pengalaman yang dimiliki, Hasan menekankan pentingnya adanya Surat Perjanjian Kerja (SPK), termasuk antisipasi fluktuasi harga pasar. Ia juga menyoroti perbedaan alat roasting yang memengaruhi kualitas kopi. Muhammad Fatoni mendukung jalannya presentasi sebagai operator.

Kelompok 4: Negosiasi dan Kualitas Produk
Dipresentasikan oleh Yogo, kelompok ini menawarkan kerja sama dengan supplier sedotan, gelas take away, dan kemasan makanan. Qalbi menambahkan strategi negosiasi berupa uji coba gratis (free trial), dengan syarat uang dikembalikan jika kualitas tidak sesuai. Rio Efendy menjadi operator sekaligus menambahkan ide sistem pembayaran, sementara Devina memperkuat penjelasan mengenai SPK dengan detail mekanisme pembayaran DP 20%.
Di akhir sesi, Soffy Balgies, S.Psi., M.Psi. menekankan pentingnya detail dalam menjalin kerja sama: jumlah pesanan, sistem pembayaran, harga, permintaan khusus, hingga keberlanjutan hubungan mitra. Menurutnya, profesionalisme dalam hospitality dibangun bukan hanya dari pelayanan kepada tamu, tetapi juga dari transparansi dan ketepatan menjalin relasi dengan pihak ketiga.
