Yusuf Bashori Sambangi Ribira Kios, Bangga Qalbi Jadi Barista



Bapak Yusuf Bashori, S.Tr.Par selaku instruktur kelas Waiter SHS Harmoni 16, malam kemarin menyempatkan diri mampir ke Ribira Kios di Jalan Gelatik, kawasan Kota Lama Surabaya. Kunjungan ini bukan tanpa alasan: beliau ingin menyambangi Nur Mentari Qalbi U, salah satu peserta pelatihan yang kini mendapat kesempatan baru untuk terlibat langsung di dunia kerja.
Diketahui, Qalbi diajak oleh instruktur Kelas Kopi untuk bergabung sebagai barista lepas di salah satu kafe di bawah pengelolaan Pak Rizky Rahman. Sosok Rizky Rahman sendiri bukan nama baru di industri kopi Surabaya; ia dikenal mengelola sedikitnya lima kafe yang tersebar di beberapa titik strategis kota, menjadikannya salah satu praktisi yang aktif membuka ruang belajar sekaligus lapangan kerja bagi talenta muda.
Kesempatan Qalbi untuk bekerja di akhir pekan, di sela-sela jadwal pelatihan formal, menjadi sorotan penting. Menurut Pak Yusuf, pengalaman lapangan seperti ini bisa menjadi “kelas tambahan” yang memperkaya peserta. Ia menyampaikan bahwa ilmu hospitality tidak cukup berhenti di ruang teori, melainkan perlu diasah lewat praktik nyata: melayani pelanggan, menguasai ritme sibuk bar, menjaga kualitas rasa, dan tetap menampilkan sikap profesional.
Selain menyapa Qalbi, Pak Yusuf juga membuka ruang diskusi singkat bersama peserta lain. Salah satunya adalah Yogo Adi Prasetyo, yang memanfaatkan kesempatan ini untuk berkonsultasi mengenai rencananya merintis karier di luar negeri. Pak Yusuf menekankan pentingnya mempersiapkan diri secara komprehensif—mulai dari kemampuan bahasa, sertifikasi, hingga mental kerja—agar bisa bersaing di level global.
Suasana akrab di meja bundar depan kios itu menjadi bukti nyata bahwa pembelajaran SHS Harmoni 16 tidak hanya berlangsung di kelas. Dukungan instruktur, sinergi antar-peserta, serta jejaring praktisi industri yang lebih luas, semuanya berkontribusi pada proses membentuk SDM hospitality yang siap kerja, baik di dalam maupun luar negeri.
