Ira Setya Anggreheni Latih Peserta Bawa Large Tray: Mendebarkan tapi Seru

Surabaya, 18 September 2025 – Kelas pelatihan perhotelan hari ini menjadi salah satu sesi paling menegangkan sekaligus menyenangkan bagi para peserta. Di bawah arahan instruktur Ira Setya Anggraheni, A.Md.Par, mereka berlatih keterampilan teknis yang menjadi inti dari Food & Beverage Service: bagaimana melakukan carrying & clear up dengan tangan kosong, mengingat kembali berbagai alat yang telah dipelajari, dan akhirnya mencoba membawa Large Square Tray dan Large Oval Tray.

Sesi dimulai dengan carrying dan clear up soup cup & saucer (3 biji) menggunakan tangan kosong. Latihan ini melatih peserta agar terbiasa membersihkan meja tanpa bantuan alat lain, mengangkat piring dan mangkuk sup dengan posisi tangan yang tepat, serta menjaga kecepatan dan kerapian. Meski tampak sederhana, tahap ini mengajarkan dasar penting: kontrol tubuh dan keseimbangan.

Setelah itu, peserta diajak untuk mengingat kembali dan mencatat alat-alat Food & Beverage Service yang sudah pernah dikenalkan pada pertemuan sebelumnya. Glassware, silverware, chinaware, linen, hingga perlengkapan set-up meja ditinjau kembali satu per satu. Ibu Ira menilai catatan peserta sekaligus memberikan koreksi agar mereka benar-benar memahami fungsi setiap alat sebelum masuk ke praktik berikutnya.

Puncak kegiatan hari ini adalah latihan membawa tray besar. Peserta secara bergiliran mencoba mengangkat dan menyeimbangkan large square tray dan large oval tray. Walau tray masih kosong, beratnya sudah cukup membuat beberapa peserta merasa tertekan. Dalam dokumentasi, Rio Efendy tampak berjuang menahan tangannya yang gemetar karena tray terasa berat sejak awal. Ia mengaku latihan ini menantang mentalnya untuk tetap fokus. Sementara itu, Nevyta Octavianti terlihat nervous karena pertama kali mencoba membawa tray sebesar itu. Meski gugup, ia tetap berani melangkah dan berusaha mengikuti instruksi dengan semangat, bahkan disambut tawa teman-temannya yang ikut memberi dukungan.

Suasana kelas pun menjadi kombinasi antara serius dan penuh tawa. Setiap kali tray hampir miring atau gerakan terlihat canggung, ruangan dipenuhi sorakan dan gelak tawa, namun kembali menyimak ketika instruktur memberi arahan. Di sinilah letak pentingnya latihan: membiasakan diri menghadapi tekanan, menyeimbangkan gerak, dan tetap tenang meski gugup.

Latihan membawa tray besar ini tidak hanya melatih keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan rasa percaya diri, keberanian, dan profesionalisme. Peserta belajar bahwa pelayanan hotel bukan sekadar menyajikan makanan atau membersihkan meja, melainkan soal ketelitian, konsistensi, dan sikap yang meyakinkan di hadapan tamu.

Kelas hari ini menjadi pengalaman berharga bagi peserta. Dengan suasana yang hangat, penuh dukungan, namun tetap disiplin, peserta pelatihan semakin siap menapaki dunia kerja perhotelan yang menuntut kesigapan sekaligus ketenangan dalam setiap gerakannya.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *