Pelatihan Harmoni16 Memasuki Minggu Kedua: Materi Semakin Variatif
Surabaya, 15–20 September 2025 – Program Pelatihan Perhotelan SHS x Disnaker kini memasuki Minggu Kedua dengan agenda pembelajaran yang semakin variatif. Tidak hanya mengasah keterampilan teknis, para peserta Harmoni16 juga mendapatkan bekal motivasi, pengembangan diri, hingga wawasan bisnis yang sangat relevan untuk masa depan di industri hospitality.
—
Senin, 15 September 2025 – Motivasi Sukses dan Etika Relasi
Hari pertama minggu ini diawali dengan materi “Inspirasi Motivasi Sukses” oleh Ibu Soffy Balgies, S.Psi., M.Psi. Beliau menekankan pentingnya semangat, kedisiplinan, dan mentalitas positif sebagai fondasi dalam meniti karir perhotelan. Materi ini membuka ruang refleksi, bahwa keberhasilan bukan hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh kekuatan mental.
Dilanjutkan dengan “Membangun Relasi & Mitra Kerja”, peserta diajak memahami strategi membangun jaringan profesional, menjaga etika komunikasi, dan memperkuat kerja sama tim. Pada sesi siang, pelatihan bergeser ke materi teknis: “How To Polish Glassware, Chinaware, Silverware” bersama Truli Nugroho, S.Tr.Par. Peserta berlatih langsung membersihkan dan merawat perlengkapan servis agar tampil layak standar hotel berbintang.
—
Selasa, 16 September 2025 – Keterampilan Dasar Melayani Tamu
Materi hari kedua difokuskan pada dasar-dasar interaksi dengan tamu. Retno Amborowati, S.Hum. membimbing peserta dalam praktik “How To Welcome Customers In A Restaurant” dan “How To Take Customer Orders”. Peserta dilatih menyapa dengan sopan, mengarahkan tamu ke meja, hingga mencatat pesanan dengan sistematis.
Sesi siang dipandu oleh Truli Nugroho, yang mengajarkan keterampilan praktis “Folding 10 Napkins” dan “Laying Table Cloth (TC)”. Latihan ini memberi peserta wawasan detail bahwa pelayanan prima berawal dari hal-hal kecil, termasuk lipatan serbet dan kerapian meja.
—
Rabu, 17 September 2025 – Fondasi Karir dan Praktik Membawa Peralatan
Hari ketiga diawali dengan sesi Students Discussion & Practice, di mana peserta berlatih menggunakan frasa dan kolokasi umum dalam percakapan pelayanan restoran. Latihan ini meningkatkan kepercayaan diri dalam berbahasa dan komunikasi profesional.
Pada sesi berikutnya, Ibu Soffy Balgies membawakan materi “Membangun Fondasi Karir & Bisnis”. Peserta diberi perspektif bahwa dunia kerja bukan hanya untuk bertahan, tetapi juga sebagai pijakan untuk meniti karir panjang, bahkan menuju wirausaha di bidang hospitality.
Siang hingga sore, Ira Setya Anggraheni, A.Md.Par. melatih keterampilan membawa tiga piring sekaligus, serta teknik memegang dan membawa gelas (Chinaware & Glassware). Praktik ini menuntut konsentrasi, kekuatan tangan, dan keluwesan tubuh, yang merupakan ciri khas seorang pelayan profesional.
—
Kamis, 18 September 2025 – Kreativitas dan Keterampilan Silverware
Selain melanjutkan diskusi bahasa, peserta mendapat materi “Mengembangkan Kreativitas & Inovasi” dari Ibu Soffy Balgies. Beliau menekankan pentingnya ide-ide baru dan inovasi dalam menjaga kualitas pelayanan serta membedakan diri dari kompetitor.
Materi teknis sore hari dipandu oleh Ira Setya Anggraheni, dengan fokus pada Silverware Training. Peserta mempelajari cara menggunakan sendok dan garpu untuk berbagai fungsi, hingga cara menggunakan sumpit. Materi ini tidak hanya menambah pengetahuan teknis, tetapi juga mengajarkan kepekaan budaya dalam melayani tamu mancanegara.
—
Jumat, 19 September 2025 – Pengetahuan Kopi dan Seni Menata Meja
Materi hari kelima menjadi salah satu favorit peserta. Rizky Rahman Septian Pratama, A.Md. memberikan pelatihan Coffee Knowledge, memperkenalkan jenis-jenis kopi, teknik dasar penyeduhan, hingga tren kopi di industri perhotelan.
Siang harinya, M. Yusuf Bashori, S.Tr.Par. mengajarkan Table Setting dengan tiga standar: basic untuk breakfast, standard untuk lunch, dan elaborate untuk dinner. Peserta berlatih menata meja dengan detail, mulai dari penempatan piring, gelas, hingga posisi sendok garpu. Latihan ini menumbuhkan kesadaran bahwa seni menata meja bukan sekadar estetika, tetapi juga mencerminkan profesionalisme.
—
Sabtu, 20 September 2025 – Menghadapi Keluhan Tamu dan Sequence of Service
Minggu kedua ditutup dengan materi penting: “Addressing Issues & Complaints” oleh Retno Amborowati, S.Hum. Peserta belajar teknik menghadapi keluhan tamu dengan sikap tenang, empati, dan solusi yang tepat.
Sesi berikutnya adalah Manual Brew Coffee bersama Rizky Rahman Septian Pratama, yang memperkenalkan metode seduh manual seperti pour over dan french press.
Puncak pelatihan minggu ini adalah Sequence of Service oleh M. Yusuf Bashori. Peserta mempraktikkan urutan pelayanan standar internasional: menyambut tamu, menarik kursi, menyajikan air es, memperlihatkan menu, hingga mencatat pesanan berdasarkan nomor meja dan kursi. Latihan ini dirancang untuk memberi pengalaman nyata bagaimana melayani tamu dengan profesional, rapi, dan sistematis.
Minggu Kedua Pelatihan Harmoni16 membuktikan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga pada pembentukan mentalitas, pola pikir positif, etika kerja, kreativitas, hingga seni dalam pelayanan. Dengan semangat yang terus bertumbuh, para peserta kini semakin siap menghadapi tantangan dunia hospitality yang penuh dinamika.
